<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aktivitas &#8211; Sekolah Al Bunyan</title>
	<atom:link href="https://www.sekolahalbunyan.sch.id/category/aktivitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.sekolahalbunyan.sch.id</link>
	<description>Mencetak Pemimpin Rabbani</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Apr 2025 07:07:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>
	<item>
		<title>Menapaki Jejak Masa Depan: Kunjungan SMAIT Al Bunyan</title>
		<link>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2025/04/29/menapaki-jejak-masa-depan-kunjungan-smait-al-bunyan/</link>
					<comments>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2025/04/29/menapaki-jejak-masa-depan-kunjungan-smait-al-bunyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[sekolahalbunyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 07:03:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sekolahalbunyan.sch.id/?p=5402</guid>

					<description><![CDATA[Bogor, 22 April 2025 – Sebagai bagian dari upaya mengenalkan dunia perguruan tinggi kepada generasi muda, IPB University kembali membuka pintunya dalam program IPB Campus Visit (ICV). Kali ini, sebanyak 13 siswa dan 6 guru pendamping dari SMAIT Al Bunyan Bogor berkesempatan mengunjungi kampus hijau ini dalam sebuah kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh inspirasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bogor, 22 April 2025 – Sebagai bagian dari upaya mengenalkan dunia perguruan tinggi kepada generasi muda, IPB University kembali membuka pintunya dalam program IPB Campus Visit (ICV). Kali ini, sebanyak 13 siswa dan 6 guru pendamping dari <a href="https://www.sekolahalbunyan.sch.id/">SMAIT Al Bunyan</a> Bogor berkesempatan mengunjungi kampus hijau ini dalam sebuah kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh inspirasi di Ruang Pareto, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), IPB University.</p>



<p>Kegiatan dimulai dengan sambutan dari pihak IPB University yang menghangatkan suasana pagi itu. Kepala Sekolah <a href="https://www.sekolahalbunyan.sch.id/">SMAIT Al Bunyan</a> Bogor, Bapak Bambang Hartanto, S.Pd.Si., dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan harapannya terhadap kunjungan ini. “Terima kasih telah menerima kunjungan kami. Saya alumni IPB University, tapi sekarang IPB sudah begitu berevolusi, dan saya ingin anak-anak saya bisa mengetahui lebih mendalam <a href="https://www.ipb.ac.id/">IPB University</a> masa kini dengan informasi yang berikutnya akan disampaikan oleh Duta IPB University,” tuturnya penuh kebanggaan.</p>



<p>Suasana semakin hidup ketika dua Duta <a href="https://www.ipb.ac.id/">IPB University</a>, Aulia Maesa dan Bintang Restu, memandu sesi pengenalan kampus. Mereka memaparkan informasi lengkap mengenai <a href="https://www.ipb.ac.id/">IPB University</a>, mulai dari program studi unggulan, jalur seleksi masuk, hingga ragam fasilitas yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Para siswa pun disuguhkan gambaran nyata kehidupan kampus melalui cerita dan pengalaman langsung para duta.</p>



<p>Interaksi semakin terasa dalam sesi tanya jawab, di mana para siswa secara aktif mengajukan pertanyaan seputar jurusan, minat belajar, dan tantangan hidup di perkuliahan. Antusiasme mereka menjadi bukti bahwa kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, melainkan sebuah langkah awal dalam membangun mimpi dan menyiapkan masa depan.</p>



<p>Melalui IPB Campus Visit ini, para siswa tidak hanya melihat kampus secara fisik, tetapi juga menyerap semangat dan nilai-nilai perjuangan yang dibutuhkan untuk melangkah lebih jauh. Harapannya, momen singkat namun bermakna ini mampu menyalakan cahaya harapan dalam diri mereka—bahwa masa depan adalah milik mereka yang berani bermimpi dan bertindak.</p>



<p>Penulis,</p>



<p>Manik Nurul Alfiyyah</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2025/04/29/menapaki-jejak-masa-depan-kunjungan-smait-al-bunyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Menu Makanan Sehat Untuk Anak yang Padat Aktivitas</title>
		<link>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2023/10/12/pentingnya-menu-makanan-sehat-untuk-anak-yang-padat-aktivitas/</link>
					<comments>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2023/10/12/pentingnya-menu-makanan-sehat-untuk-anak-yang-padat-aktivitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[kintan melati]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2023 10:21:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sekolahalbunyan.sch.id/?p=3996</guid>

					<description><![CDATA[Anak yang disibukkan beragam aktivitas apalagi jauh dari orang tua, pasti kalimat yang sering keluar dari Ayah-Bunda ngga jauh-jauh dari: “makannya yang bener”, atau, “jangan lupa makan, ya.” Walaupun sudah makan, tapi kalau menunya mie instan favorit sejuta umat, tetap saja orang tua merasa selalu ada yang kurang sekaligus khawatir.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Anak yang disibukkan beragam aktivitas apalagi jauh dari orang tua, pasti kalimat yang sering keluar dari Ayah-Bunda ngga jauh-jauh dari: <em>“makannya yang bener”</em>, atau, <em>“jangan lupa makan, ya.”</em> Walaupun sudah makan, tapi kalau menunya mie instan favorit sejuta umat, tetap saja orang tua merasa selalu ada yang kurang sekaligus khawatir.</p>



<p>Ketika anak memasuki masa SMP alias mendekati <em>baligh</em>, mereka menghadapi tuntutan baru yang menguji fisik, mental, dan emosional. Belajar, berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, dan menghadapi perubahan sosial merupakan bagian tak terpisahkan dari masa pertumbuhan. Makanan sehat memberikan bahan bakar bagi otak dan tubuh anak. Sehingga nutrisi yang tepat membantu dalam konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan belajar. Sebaliknya, pola makan tidak sehat seperti konsumsi makanan cepat saji (<em>junkfood</em>) yang tinggi gula, lemak jenuh, dan garam dapat mengganggu fungsi otak dan mempengaruhi kemampuan belajar mereka.</p>



<p>Tapi, makanan sehat itu seperti apa, sih? Apakah yang isinya sayuran semua? Ayah-Bunda mungkin pernah mendengar istilah “4 sehat 5 sempurna” yang dulu menjadi panduan makanan sehat setiap hari. Tapi slogan itu sudah diubah oleh Kemenkes RI menjadi “Isi Piringku” yang tidak hanya menekankan pada apa saja makanan yang penting dikonsumsi, tapi juga jumlah porsi dalam satu piring yang berisi 50% karbohidrat dan protein, dan 50% sisanya berisi buah dan sayur.</p>



<p>Artinya, makanan sehat yang baik dikonsumsi baik anak-anak maupun dewasa dapat dilihat dari nutrisi yang tersaji di piringnya. Nutrisi yang harus ada diantaranya, karbohidrat sebagai sumber energi utama, protein sebagai zat pembangun, air, buah dan sayur sebagai sumber vitamin dan mineral yang juga kaya dengan anti oksidan.&nbsp;</p>



<p>“Isi Piringku” terbagi menjadi:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Berisi ⅔ karbohidrat dari ½ isi piring</li>



<li>Berisi ⅓ protein dari ½ isi piring</li>



<li>Berisi ⅓ buah dari ½ isi piring</li>



<li>Berisi ⅔ sayuran dari ½ isi piring</li>
</ul>



<p>Makanan sehat juga berperan dalam mencegah berbagai penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung yang dapat muncul di kemudian hari. Maka orang tua yang memberikan makanan sehat sejak dini tentu membantu menciptakan pola makan yang sehat bagi anak yang menuju dewasa. Namun bagaimana dengan Ayah-Bunda yang menyekolahkan anaknya di pesantren?&nbsp;</p>



<p>Menyadari kekhawatiran itu, Sekolah Al Bunyan memiliki salah satu program bernama Dapur Sehat. Program ini dirancang untuk memenuhi asupan nutrisi siswa setiap harinya sesuai dengan kecukupan gizi mereka. Sehingga Ayah-Bunda tidak perlu khawatir, karena menu makanan mereka yang bervariasi dan sehat, telah dirancang untuk mendukung siswa agar semangat menjalankan serangkaian aktivitas sekolahnya yang padat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2023/10/12/pentingnya-menu-makanan-sehat-untuk-anak-yang-padat-aktivitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Monitoring dan Evaluasi Perkembangan Siswa: Wadah Komunikasi Terbuka Orang tua dan Sekolah</title>
		<link>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2023/10/12/monitoring-dan-evaluasi-perkembangan-siswa-wadah-komunikasi-terbuka-orang-tua-dan-sekolah/</link>
					<comments>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2023/10/12/monitoring-dan-evaluasi-perkembangan-siswa-wadah-komunikasi-terbuka-orang-tua-dan-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aghy Khoirunnisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Oct 2023 09:26:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sekolahalbunyan.sch.id/?p=3972</guid>

					<description><![CDATA[Orang tua merupakan pendukung utama dalam membentuk karakter dan kompetensi anak. Sebuah penelitian yang dilakukan Southwest Educational Development Laboratory (SEDL) menyimpulkan bahwa saat sekolah, keluarga, dan kelompok masyarakat bekerjasama untuk mendukung proses pembelajaran, anak akan cenderung lebih berprestasi dan lebih menyukai sekolah. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Orang tua merupakan pendukung utama dalam membentuk karakter dan kompetensi anak. Sebuah penelitian yang dilakukan Southwest Educational Development Laboratory (SEDL) menyimpulkan bahwa saat sekolah, keluarga, dan kelompok masyarakat bekerjasama untuk mendukung proses pembelajaran, anak akan cenderung lebih berprestasi dan lebih menyukai sekolah.&nbsp;</p>



<p>Peran orang tua dalam pendidikan di SAB tidak hanya sebats memberikan dukungan materi saja, namun berperan sebagai mitra aktif dalam proses pembelajaran. Kolaborasi antara orang tua dan guru menjadi landasan yang kuat dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal bagi anak-anak. Orang tua dapat berkomunikasi secara terbuka dengan para guru, berpartisipasi dalam berbagai forum pertemuan orang tua, serta terlibat dalam kegiatan sekolah yang melibatkan orang tua.</p>



<p>Dalam mewujudkan komunikasi terbuka antara sekolah dan orang tua sebagai mitra pendidikan, SAB memiliki beberapa kanal untuk melaporkan hasil monitoring dan evaluasi perkembangan siswa kepada para orang tua.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Pertemuan pekanan wali asrama dengan orang tua</strong></li>
</ol>



<p>SAB menyediakan wadah interaktif bagi para wali siswa untuk berdiskusi mengenai perkembangan anaknya dalam pertemuan rutin pekanan bersama wali asrama melalui platform zoom.&nbsp;</p>



<ol class="wp-block-list" start="2">
<li><strong>Rapor Pekanan Perkembangan Siswa</strong></li>
</ol>



<p>Rapor pekanan yang merupakan dokumen berisi laporan perkembangan siswa baik bidang akademik, kondisi kesehatan siswa, dan kegiatan harian siswa, dsb.</p>



<ol class="wp-block-list" start="3">
<li><strong>Pertemuan orang tua dan siswa bulanan</strong></li>



<li><strong>Rapor Semester</strong></li>
</ol>



<p>Bentuk laporan lainnya adalah rapor semester yang merupakan akumulasi dari monitoring dan evaluasi perkembangan siswa secara keseluruhan.</p>



<ol class="wp-block-list" start="5">
<li><strong>Pertemuan Orang tua dengan Wali Kelas</strong></li>
</ol>



<p>Tidak sekadar dokumen, laporan semesteran juga dilengkapi pertemuan orang tua dengan wali kelas masing-masing siswa sehingga orang tua bisa langsung berdiskusi dengan wali kelas.</p>



<p>Dengan kemitraan yang baik antara orang tua dan lemabaga sekolah, SAB meyakini anak-anak dapat meraih prestasi terbaiknya dan tumbuh menjadi individu yang berintegritas dan berakhlak mulia.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2023/10/12/monitoring-dan-evaluasi-perkembangan-siswa-wadah-komunikasi-terbuka-orang-tua-dan-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Team Futsal Sekolah Al Bunyan Juara 1 di UBK Cup</title>
		<link>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2022/08/15/team-futsal-sekolah-al-bunyan-juara-1-di-ubk-cup-2/</link>
					<comments>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2022/08/15/team-futsal-sekolah-al-bunyan-juara-1-di-ubk-cup-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sekolah Al Bunyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2022 08:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sekolahalbunyan.sch.id/?p=4125</guid>

					<description><![CDATA[Memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77, Sekolah SMP Al Bunyan menjuarai ajang pertandingan futsal yang diadakan oleh Sekolah Umar bin Khattab (UBK) Plus. Pertandingan ini diadakan pada 15-17 Agustus 2022 di Pesantren Umar Bin Khatob (UBK) Plus, Gunung Malang Kecamatan Tenjolaya Bogor. Kategori lomba futsal kali ini dimenangkan oleh Sekolah Al Bunyan dengan skor 3-0 melawan Sekolah IHBS. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77, Sekolah SMP Al Bunyan menjuarai ajang pertandingan futsal yang diadakan oleh Sekolah Umar bin Khattab (UBK) Plus. Pertandingan ini diadakan pada 15-17 Agustus 2022 di Pesantren Umar Bin Khatob (UBK) Plus, Gunung Malang Kecamatan Tenjolaya Bogor. Kategori lomba futsal kali ini dimenangkan oleh Sekolah Al Bunyan dengan skor 3-0 melawan Sekolah IHBS.&nbsp;</p>



<p>Al Bunyan diundang oleh Sekolah Umar bin Khattab (UBK) Plus untuk mengikuti UBK Cup dalam rangka pembukaan Hall center sports UBK cup sekaligus semarak merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Terdapat dua kategori perlombaan dalam acaranya yaitu futsal SMP dan badminton. Sekolah Al Bunyan mengirimkan tim futsal dalam ajarang pertandingan futsal.</p>



<p>Selain SMP Al Bunyan, delapan sekolah lainnya yang juga ikut berpartisipasi adalah SMP Insan Taqwa, SMP Al Minhaj, SMP UBK , SMP At Thobari, SMP UBK II, SMP Al Wafa, SMP IHBS, SMP Al Jihad, dan SMP Al Hidayah. Pertandingan futsal dibuat ke dalam dua grup yaitu Grup A dan Grup B. Sekolah Al Bunyan yang berada di Grup A berhasil lolos hingga semi final bahkan setelah bertanding sebanyak empat kali, tim futsal Al Bunyan menjadi juara pertama mengalahkan Sekolah IHBS.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sekolahalbunyan.sch.id/2022/08/15/team-futsal-sekolah-al-bunyan-juara-1-di-ubk-cup-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
